Cara Mencuci Daging Ayam agar Bebas Bakteri

Daging ayam mengandung protein yang tinggi dan banyak vitamin, dari mulai vitamin A, vitamin B3, vitamin B5, sampai vitamin B6.

Tapi dalam keadaan masih mentah, daging ayam juga mengandung banyak bakteri, seperti Salmonella, E. Coli, Enterokokus, dan Campylobacter.

Nah, bakteri yang disebut terakhir itu yang paling menakutkan!

Soalnya, Campylobacter merupakan penyebab utama keracunan makanan.

Bakteri-bakteri yang ada pada daging ayam tersebut bisa dengan mudah menyebar dan menyusup masuk ke dalam tubuh kita, jika kita tidak benar saat mencuci dan mengolah daging ayam.

Itu sebabnya, kita harus tahu tips mencuci dan memasak daging ayam yang benar, jika tidak mau tubuh dirusak oleh bakteri-bakteri tersebut.

  1. Daging ayam mentah sebenarnya tidak perlu dibilas dengan air, karena semua bakteri akan mati saat proses memasak. Mencuci daging ayam akan meningkatkan risiko penyebaran bakteri.
  2. Jika masih merasa kurang kalau tidak mencuci daging ayam sebelum dimasak, maka yang harus dilakukan adalah: rendam dulu daging ayam dengan air hangat selama 10 – 15 menit, baru kemudian membilasnya dengan air mengalir.
  3. Cara lain, lap daging ayam dengan menggunakan cuka atau jeruk lemon untuk mengurangi bakteri yang dikandungnya. Biarkan 5 – 10 menit, baru kemudian membilasnya dengan air mengalir.
  4. Kalau belum mau langsung memasakknya, simpan daging ayam di wadah yang bersih dan tertutup. Masukkan ke dalam freezer dan daging ayam biasanya bisa bertahan 2 – 3 hari. Tapi kalau sudah berbau tidak sedap, lebih baik daging ayam tidak dimasak lagi.
  5. Saat mau memasak daging ayam dari freezer, cairkan dulu daging ayam yang beku dengan cara memindahkannya ke kulkas bagian bawah. Jangan mendiamkannya di area dapur, karena hal itu bisa membuat daging ayam terpapar bakteri lagi. Atau, bisa juga mencairkannya dengan cara merendamnya di air dingin, kalau daging ayam masih berada dalam plastik.
  6. Untuk mengolah daging ayam, sebaiknya sediakan peralatan masak tersendiri agar bakteri tidak ikut tersebar ke makanan lainnya. Dari mulai wadah untuk mencucinya, wadah untuk menyimpannya, hingga pisau dan talenan. Khusus talenan, usahakan pakai yang terbuat dari plastik, bukan yang terbuat dari kayu. Sebab, talenan kayu memiliki banyak pori yang bisa menjadi tempat bersembunyi bakteri-bakteri.
  7. Sebelum mulai memasak, keringkan dulu daging ayam dengan handuk atau kertas tisu. Lalu, saat proses memasak sedang berlangsung, pastikan daging ayam dimasak hingga benar-benar matang. Jangan sampai ada bagian yang masih berwarna merah muda, karena itu mengindikasikan bahwa daging ayam baru setengah matang dan bakteri-bakterinya kemungkinan belum mati semua. Perlu diingat, dari seluruh bagian daging ayam, bagian yang membutuhkan waktu terlama untuk matang adalah ceker.
  8. Cuci tangan  dengan bersih menggunakan sabun dan air hangat sebelum dan setelah menyentuh daging ayam, begitu pula dengan peralatan masak yang dipakai.

Kini sudah tahu kan, bagaimana mencuci dan mengolah daging ayam?

Dengan begini pasti daging ayam yang kita masak akan bebas bakteri.